OGAN ILIR

Sebut Rambang Kuang Daerah Tertinggal, Mawardi Yahya Di Protes Warga

OGAN ILIR, FAKTUAL.co – Tokoh masyarakat Rambang Kuang melayangkan Protes terhadap Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya karena tempat mereka disebut daerah Tertinggal dan tidak ada Pembangunan. hal ini dipicu setelah adanya ucapan yang di sampaikan oleh Wagub Sumsel ini saat Mendampingi Putranya AW Noviadi  bersama Ardani di Desa Kuang dalam Kecamatan Rambang Kuang Ogan Ilir, Minggu (2/8/2020) kemarin.

Salah satu Tokoh masyarakat dari Kuang dalam Sakrawi Ruslan mengatakan, menurut saya memang tidak dipungkiri, apa yang telah dilakukan Mawardi Yahya di masa kepimpinannya, tetapi ia tidak mau Rambang Kuang dibilang Desa yang tertinggal dari daerah lain.

 “Dalam tiga tahun terakhir ini sejak di pimpin Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam daerah Rambang Kuang sudah banyak kemajuan, tidak tertinggal lagi, seperti apa yang dikatakan oleh wakil gubernur, saat pertemuan terbuka dengan masyarakat di Desa kami, Rambang Kuang sekarang tidak tertinggal dari Desa – Desa tetangga di wilayah 16 Kacamatan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

 “sejak Ilyas Panji Alam memimpin Ogan Ilir, Kami saat ini tidak lagi merasakan adanya jalan berlumpur, jalan jalan di tempat kami sudah di Cor beton, yang jelas desa kami ditiga tahun terakhir ini sudah sangat terlihat kemajuannya,” kata Sakrawi senin (3/8/2020)

“Faktanya, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir setiap Tahun melakukan peningkatan dan Pembangunan jalan dengan anggaran APBD Kabupaten, masjid kami sudah ada manaranya dan juga Program satu desa satu diniya pun berjalan dengan baik di desa, Sekolah sekolah dibangun dan direhab, Pembangunan pasar sudah dikerjakan diwilayah kami,” ungkapnya.

Tambah Sakrawi, seharusnya Wagub itu bijaklah, apalagi dia pernah menjadi Bupati Ogan Ilir dan pernah membangun Kecamatan Rambang Kuang, sebaiknya janganlah menyebut tempat kami sebagai daerah tertinggal, pungkasnya. (red)

REDAKSI
Portal Berita Online
https://www.faktual.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *